FUTSAL PUTRA SMP


Smiley face


PERATURAN

UMUM

  1. Pemain yang telah didaftarkan adalah perwakilan sah dari sekolah (masih terdaftar sebagai siswa sekolah yang bersangkutan) dan tidak dapat digantikan selama acara Gonzaga 101 Festival 2019.
  2. Peserta yang bertanding wajib membawa ID card. Bila peserta tidak membawanya, maka peserta yang bersangkutan dilarang bertanding.
  3. Panitia tidak bertanggung jawab atas kehilangan barang kecuali barang yang dititipkan.
  4. Panitia tidak bertanggung jawab atas cedera yang dialami peserta Gonzaga 101 Festival 2019.
  5. Setiap protes harus diajukan secara tertulis (ditandatangani oleh pihak yang mengajukan) dan dikenakan biaya sebesar Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
  6. Pemain dan supporter dilarang keras mengeluarkan kata-kata yang mengandung unsur SARA.
  7. Para penonton, pemain, dan supporter tidak diperkenankan membawa alat tulis ke dalam kompleks SMA Kolese Gonzaga. Jika penonton, pemain, dan supporter membawanya, alat tulis tersebut wajib dititipkan kepada panitia.

KETENTUAN PESERTA

  1. Pemain yang bisa ikut bertanding di Gonzaga 101 Festival adalah pemain yang memenuhi semua ketentuan registrasi pemain yang ada dan terdaftar pada formulir pendaftaran.
  2. Anggota maksimal dalam satu tim adalah 12 orang
  3. Pemain harus mengenakan kelengkapan bermain futsal, seperti memakai deker, memakai kaos kaki panjang, dan memakai sepatu untuk bermain futsal (tidak berpul).
  4. Deker tidak boleh terbuat dari kardus atau bahan-bahan lain yang tak seharusnya digunakan.
  5. Ketentuan kaos kaki yang panjang, yaitu kaos kaki yang minimal mencapai betis kaki dan menutup keseluruhan dari deker.
  6. Pemain dilarang memakai atribut yang tak sepantasnya dipakai di dalam pertandingan futsal. Contohnya adalah gelang, kalung, jam tangan dan benda berharga lainnya. Atribut yang tajam juga tidak diperkenankan dipakai dalam pertandingan.
  7. Kuku pemain yang akan bertanding harus pendek.
  8. Pemain wajib membawa ID-card saat bertanding. Jika tidak membawa ID-card maka tidak boleh bertanding atau harus membayar denda pengganti ID-card sementara.

PERATURAN PERTANDINGAN

  1. Permainan dilakukan dengan 5 orang (termasuk penjaga gawang) di lapangan untuk tiap tim dan sisanya berada di bench.
  2. Kedua tim harus menyediakan dua kostum yaitu kostum terang dan gelap, serta wajib memiliki nomor punggung.
  3. Tim yang mencetak angka lebih banyak dari tim lawan akan memenangkan pertandingan.
  4. Pemain yang mendapat kartu kuning dua kali dalam satu kali pertandingan, maupun kartu merah langsung akan dikeluarkan dari pertandingan selama 2 menit.
  5. Permainan dianggap selesai jika setelah pluit memulai pertandingan dibunyikan salah satu tim memiliki pemain kurang dari 3 orang di lapangan. Dengan kata lain tim tersebut dianggap WO (walkout). Tim yang belum memenuhi jumlah pemain ketika waktu petandingan dimulai atau telat selama 5 menit atau lebih maka tim tersebut dianggap WO.

SISTEM PERTANDINGAN

  1. Kuota peserta minimal adalah 8 tim dan kuota peserta maksimal adalah 16 tim (termasuk tim tuan rumah).
  2. Sistem pertandingan futsal yang dipergunakan dalam Gonzaga 101 Festival adalah sistem group / sistem gugur

TEKNIS PERTANDINGAN

  1. Dalam sistem group waktu bermain untuk babak group adalah 2 x 10 menit dengan waktu istirahat 3 menit sedangkan untuk babak knockout adalah 2 x 15 menit dengan waktu istirahat 5 menit.
  2. Waktu time out diberikan untuk masing-masing tim 1 menit (hanya ada dua kali time out). Time Out boleh dilakukan dua kali sekaligus dalam satu babak, selama yang meminta adalah tim yang berbeda. Selama timeout, waktu pertandingan akan terus berjalan. Serta selama 2 menit terakhir pertandingan, tim manapun dilarang meminta timeout.
  3. Dalam sistem group pada babak perempat final, semifinal, final dan perebutan juara 3 digunakan sistem gugur, jika terjadi seri/skor imbang dalam pertandingan maka akan dilakukan penalty shootout.
  4. Prosedur Penalty Shooutout
    1. Penendang penalti hanya 3 orang oleh setiap tim baik yang bermain di lapangan maupun dari bangku cadangan, dan 1 orang penendang untuk sudden death. Setiap penendang penalti harus dicatat dulu sebelum proses adu penalti dimulai.
    2. Apabila adu penalti sudah dilaksanakan dan hasilnya masih seri maka akan diadakan coin toss.
    3. Coin toss hanya diadakan sekali dimana perwakilan satu tim akan menjadi penendang dan perwakilan tim lain akan menjadi kiper.
    4. Penendang coin toss tidak boleh pemain yang telah menendang pada adu penalti normal.
    5. Tim yang menjadi penendang dan menjadi kiper akan ditentukan lewat pelemparan koin.
  5. Pertandingan dimulai dengan kick-off dua sentuhan. Jika langsung menembak ke gawang tanpa melakukan dua sentuhan, kick-off dianggap tidak sah dan akan diulang kembali.
  6. Ketentuan kick-off antara lain:
    1. Tiap pemain harus berada di wilayah lapangannya masing-masing
    2. Bola harus berada tepat di tengah lapangan (lebih tepatnya di titik kick-off)
    3. Setelah wasit membunyikan peluit, maka kick-off dapat dilakukan
    4. Jika terjadi gol, tim yang kebobolan akan melakukan kick-off kembal
  7. Indirect freekick terjadi bila :
    1. Kiper mengontrol bola dengan tangan atau kaki di wilayah lapangannya lebih dari 4 detik.
    2. Kiper menangkap bola dari rekannya tanpa bola tersentuh lawan sebelumnya.
    3. Indirect freekick harus dilakukan dengan dua sentuhan
  8. Ketentuan direct freekick:
    1. Jika bola langsung ditendang ke gawang dan terjadi gol, gol tersebut dianggap sah.
    2. Jika bola yang ditendang mengenai lawan dan keluar ke sudut lawan/ke daerah gawang lawan, maka akan terjadi corner kick.
  9. Penalty kick terjadi bila:
    1. Terjadi pelanggaran oleh pemain di wilayah kotak pinaltinya sendiri.
    2. Terjadi handball oleh pemain di wilayah kotak pinaltinya sendiri.
  10. Jika terjadi pelanggaran lebih dari lima kali oleh tim yang sama pada babak yang sama, maka akan terjadi second penalty dimana tendangan dilakukan di titik dua pinalti tanpa adanya tembok penghalang. Jika posisi terjadinya pelanggaran keenam lebih dekat ke gawang dibandingkan letak titik second penalty dan masih di luar kotak pinalti maka tim yang dilanggar berhak melakukan direct free kick tanpa tembok penghalang di tempat dimana terjadinya pelanggaran. Pelanggaran akan direset menjadi 0 setelah pergantian babak.
  11. Jika permainan dihentikan oleh wasit untuk alasan peringatan dari wasit, maka akan terjadi indirect freekick dari tempat dimana wasit memberhentikan bola.
  12. Jika bola keluar ke sisi lapangan, maka akan terjadi tendangan ke dalam. Ketentuan tendangan ke dalam :
    1. Posisi bola diletakkan baik dari titik dimana bola tersebut meninggalkan lapangan atau dipermukaan diluar lapangan pada jarak tidak lebih 25cm dari titik tersebut.
    2. Waktu untuk menendang paling lama 4 detik. Jika melebihi 4 detik, maka tendangan ke dalam akan menjadi hak tim lawan
    3. Waktu mulai dihitung ketika wasit sudah menganggap pemain tersebut sudah siap untuk melakukan kick in
  13. Ketentuan backpass :
    1. Apabila bola belum melewati garis tengah lapangan sendiri dan bola dioper ke kiper lalu kiper menerimanya maka akan dianggap pelanggaran.
    2. Pemain boleh mengoper kepada kiper yang berada di daerah lapangan sendiri apabila bola telah melewati garis tengah lapangan dan telah menyentuh pemain lawan. Tetapi operan kembali ke kiper hanya dapat dilakukan sekali setelah bola melewati garis tengah. Bola harus meninggalkan lapangan pertandingan atau mengenai lawan dahulu agar operan ke kiper dapat dilakukan lagi.
  14. Tidak ada offside pada futsal.


PENDAFTARAN

PERSYARATAN PENDAFTARAN

BIAYA PENDAFTARAN (+WALK OUT)


HADIAH


CONTACT PERSON

Ambrosius Arya Wibatsu
ID LINE : ambrosiuswibatsu
No. telp : 081513333249